Pajri Pansupi Sukses Beternak Ayam Kampung Asal Benai
BENAI - Sekarang bisnis ternak ayam kampung jadi salah satu usaha yang menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Karena dari tahun ke tahun, permintaan akan ayam kampung ini selalu naik karena daging nya yang enak dan lebih terasa.
Pada saat sekarang ini harga ayam kampung juga relatif stabil dibandingkan ayam potong pedaging atau broiler yang kerap kali anjlok di tingkat peternak, terutama di peternak mandiri.
Pada tahun 2019 pria asal Desa Benai Kecil Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi yang bernama Pajri Pansupi memulai usaha DOC atau ayam umur sehari. Dengan lahan seluas 20x30 cm disamping rumah nya.
Dalam usahanya, pria yang akrab di sapa Pajri ini mempunyai tiga produk utama, yaitu DOC, telur, dan ayam untuk konsumsi. DOC juga dapat dibagi dua, yaitu ayam kampung asli ( Aka ) dan ayam kampung black. Sedangkan, ayam konsumsi dapat dibagi dua, yaitu di jual dalam kondisi hidup ataupun kondisi siap yang diolah. jelasnya kepada Nusapos.com. selasa, (24/8/2021)
Adapun jenis ayam kampung yang dibudidayakan Pajri yakni ayam kampung Asli dan ada juga ayam kampung black.
keunggulan ayam kampung balck ini adalah pertumbuhan nya yang sangat cepat dari pada ayam kampung biasa, sehingga kita juga bisa menikmati hasil nya lebih awal.
Usaha ayam kampung juga bisa dijadikan usaha sampingan, karena pemberian pakan bisa diberikan dua kali sehari dan tidak mengganggu kerja kita yang lain, disamping hobi dan bisa menopang ekonomi keluarga kita" kata Pajri
Menurut Pajri, ayam kampung memiliki pasar tersendiri dari ayam potong broiler karena memiliki peminat tersendiri, terutama bagi mereka yang percaya daging ayam kampung lebih enak dan menyehatkan karena memang dagingnya relatif lebih rendah kolesterol.
Ini membuat harga ayam kampung tetap stabil meski harga ayam broiler tengah merosot di pasaran.
"Untuk pakan sampai saat ini kita memakai ampas tahu campur jagung untuk menghemat biaya ayam juga sehat karena kandungan nutrisi pada ampas tahu cukup baik untuk ayam kampung," tambah dia.
Beberapa risiko usaha peternakan ayam kampung antara lain penyakit nya, kemudian harga pakan ayam yang naik. Risiko penyakit bisa dikurangi dengan vaksinasi dan menjaga kebersihan kandang ayam tersebut.
Menurut Pajri, modal untuk memelihara ayam kampung sebetulnya relatif terjangkau mulai dari anak ayam (DOC), hingga bisa panen pada umur 3 bulan mencapai Rp 30 ribu/ekor nya pada usia 2 bulan dan Rp 50 - 55 ribu/ ekor nya untuk ayam dewasa dengan rata rata berat 1 kg" Ungkap Pajri
Untuk saat ini Pajri telah menghasil 30 butir telur ayam untuk satu hari nya dengan harga 2.500/butir dalam sebulan Pajri telah mendapatkan omzet sekitar 2.000.000 juta lebih perbulannya, itu dari pendapatan telur saja, ditambah lagi dengan penjualan anak ayam umur 3 bulan dan ayam dewasa dengan harga rata rata yang cukup menjanjikan, dan jika pengen pesan ayam kampung silahkan datang ke kandang kita di Benai Kecil" tutup Pajri
Untuk info lebih lanjut hub. 085278622908
Editor :Ilpandi Putra
Source : Pajri Pansupi